SELAMAT DATANG DI KMW 1 RIAU SILAHKAN FOLLOW TWITTER KAMI @kmw1riau
SILAHKAN KUNJUNGI JUGA TOKO ONLINE KAMI pdua-cafe

Kamis, 09 Agustus 2012

PINJAMAN BERGULIR DIANTARA KERAGUAN

Penulis : Rianto (Senior Fasilitator Tim 14 - Kota Dumai) - 081275709364

Gurun Panjang. Dalam upaya menggerakkan perekonomian masyarakat pemerintah tidak jarang membuat program yang berkaitan dengan pemberian pinjaman kredit usaha rakyat, dengan berbagai pola pengembalian. Ada yang dengan bunga rendah, sedang dan bahkan ada yang tanpa bunga sama sekali. Mulai batas waktu yang hanya 3 bulan sampai dengan yang 3 tahunan atau lebih, pakai agunan atau bahkan ada yang pemeberian pinjaman tidak memakai agunan sama sekali.
Namun berbagai program pinjaman kredit usaha rakyat tersebut sering kali jeblok ditengah jalan pada saat pengembalian pinjaman, bahkan tidak jarang masyarakat beranggapan bahwa uang yang sudah dipinjam tersebut adalah uang pemerintah yang sebenarnya juga uang rakyat, uang masyarakat dan sebenarnya tidak perlu dikembalikan lagi. Kondisi Pola pikir yang seperti itulah membuat berulang kali program-program semacam ini selalu mengalami kegagalan, terlebih lagi apabila pinajam bergulir diperuntukkan untuk masyarakat miskin yang konon tidak memeliki usaha, apalagi dengan pola pinjaman tanpa ada agunan sama sekali.
Tridaya pembangunan yang menjadi program BKM Gurun Panjang Jaya sesuai dengan kebijakan Program Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPM-MP), sedikit mengalami hambatan atau kendala ketika BKM akan mengalokasikan dana sharing APBD Kota Dumai untuk kegiatan ekonomi bergulir. Bukannya BKM tidak berpihak kepada masyarakat miskin, tetapi ada keraguan, kekawatiran atau trauma masa lalu, sehingga dana sharing Daerah APBD putaran pertama tersebut yang semestinya menjadi prioritas kegiatan ekonomi bergulir akhirnya dialihkan peruntukanya untuk kegiatan infrastruktur.
Hingga BLM II APBD putaran kedua yang masuk dalam anggaran tahun 2011, BKM Gurun Panjang baru mengalokasikan untuk kegiatan ekonomi berguir. Tahap pertama dialokasikan BLM senilai Rp.30.000.000,00 (Tiga puluh juta rupiah) yang terbagi untuk 6 KSM peminjam dengan jumlah anggota sebanyak 60 orang sebagai penerima manfaat KK Miskin PS-2.
Keraguan dan kekawatiran terhadap program pinjaman bergulir yang sering kali gagal, justru membuat BKM Gurun Panjang Jaya sangat berhati-hati dalam melaksanakan program ini. Pilot project 6 KSM peminjam dimulai dari tingkatan RT yang mempunyai perwakilannya dalam keanggotaan BKM sebagai penanggungjawabnya. Disamping itu UPK bersama BKM dan ketua RT setempat bersama-sama ikut memferifikasi calon-calon KSM peminjamnya.
Petugas UPK yang diangkat juga harus mempunyai kinerja dan tanggung jawab yang lebih. Penyerahan dana dari UPK ke KSM juga serahkan secara bersama oleh UPK, BKM dan Tim Fasilitator pendamping, dan bahkan anggota KSM juga harus dihadirkan dalam acara penyerahan tersebut. Hal ini dilakukan guna memberikan pemahaman dan menyampaikan pesan kepada semua anggota KSM bahwa program ini bukan pemberian uang cuma-cuma, tetapi sebuah program jangka panjang dengan salah satu tujuannya adalah untuk meningkatkan tingkat perekonomian masyarakat dan akan menjadi tolok ukur terhadap program PNPM Mandiri Perkotaan yang dilaksanakan ditingkat kelurahan. Kegagalan program ekonomi bergulir akan berdampak terhadap kegagalan program secara keseluruhan dan keberhasilannya akan membuka peluang terhadap pengembangan program lainya, untuk itu menjadi penting bahwa program ekonomi bergulir menjadi tanggung jawab bersama.
Kini 6 KSM peminjam yang berada di RT. 02, 03, 06, 07, 08 dan 09 telah memasuki masa pengembalian ke-lima pertanggal 6 Mei 2012. 60 orang anggota dari 6 KSM tersebut dengan pinjaman masing-masing orang sebesar Rp.500.000,00 (lima aratus ribu rupiah) semuanya telah membayar angsuran pinjaman-nya dengan tepat waktu kepada UPK tanpa ada penunggakan (100%), bahkan dari angsuran pinjaman tersebut sudah digulirkan kepada 3 KSM baru yang masing-masing KSM beranggotakan 5 orang sebagai penerima manfaat KK Miskin PS-2.
Semoga kondisi lima bulan pengembalian yang mencapai 100% ini bisa terus dipertahankan, perjalanan masih sangat panjang, usaha KSM harus terus berjalan dan berkembang dengan berbagai tantangan akan menghadang, untuk itu petugas UPK yang handal, disiplin dan bertanggung jawab sangat dibutuhkan karena dipundak mereka tugas berat ini diemban.

ALAMAT :
LKM GURUN PANJANG JAYA
Jl. Utama, Kelurahan Gurun Panjang Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai - Prov. Riau

KONTAK PERSON :
Koordinator BKM : M. SETYA - 081365736794
Unit Pengelola Keuangan (UPK) : NGADI SAPUTRA - 081365397630

Tidak ada komentar: